KANDANGAN, Ayorakyat.com – Perawat Poliklinik Rutan Kelas IIB Kandangan mengevaluasi pelaksanaan program SIKAPAS dan BERLIAN terhadap warga binaan yang terpilih sebagai kader kesehatan, Sabtu, 13 Juni 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman kader sekaligus efektivitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
SIKAPAS (Inovasi Kader Kesehatan Pemasyarakatan) dan BERLIAN (Bergerak Layani Kesehatan Warga Binaan) menjadi dua program utama yang menjadi fokus penilaian. Melalui SIKAPAS, kader dibekali kemampuan untuk memberikan edukasi kepada warga binaan terkait pola hidup bersih dan sehat serta deteksi dini penyakit. Adapun BERLIAN memastikan layanan kesehatan keliling menjangkau seluruh blok hunian secara berkala.
Dalam proses evaluasi, perawat Poliklinik menguji kemampuan kader SIKAPAS, mulai dari pengukuran tanda vital, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga mekanisme pelaporan keluhan kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar kader telah memahami tugas dan perannya dengan baik sebagai penghubung antara warga binaan dan tenaga medis.
Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengapresiasi pelaksanaan evaluasi tersebut.
“Evaluasi ini penting untuk memastikan kader SIKAPAS benar-benar siap. Melalui BERLIAN, layanan kesehatan kami pastikan menjangkau seluruh warga binaan. Tujuannya agar WBP tetap sehat dan produktif selama menjalani masa pidana,” ujarnya.
Ke depan, pembinaan kader SIKAPAS akan terus diperkuat. Sementara itu, jadwal layanan BERLIAN akan disesuaikan agar lebih efektif dan tepat sasaran. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan pemasyarakatan di Rutan Kandangan.

