Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi Ajak WBP Rutan Kandangan Berbenah, Bertaubat, dan Menjadi Pribadi Lebih Baik
KANDANGAN, Ayorakyat.com – Pesan tentang taubat dan hijrah menjadi inti tausiyah Habib Ahmad Al Habsyi saat mengisi Safari Dakwah di Rutan Kelas IIB Kandangan, Selasa (22/9/2026).
Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Kandangan, Habib Ahmad mengajak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadikan masa menjalani pidana bukan sekadar waktu untuk menjalani hukuman, tetapi juga kesempatan untuk melakukan introspeksi, bertaubat, dan memperbaiki diri.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, beserta jajaran pejabat Rutan. Para WBP tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembacaan sholawat bersama sebelum dilanjutkan dengan tausiyah.
Dalam ceramahnya, Habib Ahmad menekankan bahwa hijrah merupakan proses meninggalkan keburukan dan berusaha menjalani kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, perubahan tidak berhenti ketika seseorang berada di dalam Rutan, tetapi harus terus dibawa ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
“Hijrah itu bukan hanya tentang berpindah tempat, tapi berpindah dari keburukan menuju kebaikan. Allah Maha Pengampun, pintu taubat selalu terbuka bagi hamba-Nya yang ingin kembali. Jadikan tempat ini sebagai madrasah untuk memperbaiki diri,” pesan Habib Ahmad Al Habsyi.
Ia juga mengingatkan para WBP agar tidak menjadikan masa lalu sebagai penghalang untuk berubah. Masa pembinaan, kata dia, dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan yang baik, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas dan kembali kepada keluarga maupun masyarakat.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari para WBP yang mengikuti tausiyah dengan khusyuk. Suasana semakin haru ketika kegiatan ditutup dengan doa bersama.
Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengapresiasi kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi serta pesan keagamaan yang disampaikan kepada para WBP. Ia menilai pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi di Rutan Kandangan. Tausiyah yang disampaikan sangat menyejukkan dan memberikan motivasi bagi warga binaan kami. Ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian agar mereka lebih siap kembali ke masyarakat dengan iman yang lebih kuat,” ujar David.
Menurut David, pembinaan di Rutan tidak hanya diarahkan agar WBP menjalani masa pidana dengan baik, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk kembali menjalani kehidupan di masyarakat. Karena itu, nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan berakhir.
Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi pun menjadi momentum bagi para WBP untuk kembali menguatkan niat memperbaiki diri. Taubat, hijrah, dan perubahan diharapkan tidak berhenti pada pesan yang disampaikan dalam tausiyah, tetapi diwujudkan dalam sikap dan perilaku selama berada di Rutan hingga saat kembali ke tengah masyarakat.

